1 Desember 2022

Wapres Sebut Wilayah Jabar Berpotensi Dikembangkan jadi Kawasan Industri Halal

Terbaru

BERITAACEH (Jakarta) – Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, mengatakan Jawa Barat merupakan daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan industri halal. Salah satu alasannya, karena Jabar memiliki sejumlah fasilitas cukup memadai.

“Saya melihat di Jawa Barat ada daerah-daerah yang patut dijadikan kawasan ini, yang mempunyai fasilitas, ya dekat dengan pelabuhan, bandar udara, ada akses jalan tol. Kemudian ada pasokan listrik, jaringan telekomunikasi, ketersediaan pekerja yang terampil,” kata Wapres saat memimpin rapat tentang pengembangan kawasan industri halal di Kantor Wapres Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (2/7).

Selain ketersediaan fasilitas penunjang tersebut, lanjut Wapres, Jawa Barat juga memiliki potensi lahan yang cukup untuk pengembangan kawasan industri halal. Ma’ruf mengatakan, ketersediaan lahan menjadi syarat penting untuk pengembangan industri berbasis syariah tersebut.

Oleh karena itu, Ma’ruf Amin meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengkaji ketersediaan lahan milik negara yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan industri halal.

“Dan yang sangat penting adalah ketersediaan lahan. Saya melihat Pak Menteri BUMN ini yang paling kaya, banyak punya lahan, di mana-mana,” katanya.

Ma’ruf Amin memanggil sejumlah menteri, gubernur, dan kepala lembaga di Kantor Wapres Jakarta, Kamis siang, untuk membahas tentang realisasi pengembangan kawasan industri halal di dalam negeri.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri BUMN, Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dan Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin, Ignatius Warsito.

“Hari ini saya ingin membicarakan masalah terkait industri, kawasan industri dan industri halal, karena memang industri halal ini sudah ada Perpres Nomor 28 Tahun 2020 tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), di mana Menteri Perindustrian dan Menteri BUMN menjadi anggotanya, dan kemudian Kepala BKPM juga,” kata Ma’ruf saat membuka rapat.

Dalam rangka pengembangan industri halal, Pemerintah membidik sedikitnya lima area industri yang berpotensi dijadikan kawasan industri halal. Yakni Modern CIkande, Bintan Inti, Batamindo, Jakarta Pulogadung, dan “Safe and Lock” Sidoarjo.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 17 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan dalam rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal, persyaratan yang harus dipenuhi sebagai kawasan industri halal antara lain harus memiliki izin ekspansi kawasan industri, rencana induk serta infrastruktur dan fasilitas pendukung. (Merdeka.com)

DomaiNesia
Headline

Tim Berpengalaman Diturunkan, Satpol PP-WH Aceh Jaya Berhasil Tangkap 27 Ternak

BERITAACEH.co, Calang - Sejak melakukan penertiban dan penangkapan hewan ternak selama tiga hari di Kecamatan Krueng Sabee, Satuan Polisi...
DomaiNesia

Sebelumnya

www.domainesia.com