10 Desember 2022

DPRA: Mendesak Pemkot Banda Aceh, Proyek IPAL di Gampong Pande Dihentikan

Terbaru

BERITAACEH | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ismail A Jalil alias Ayah Wa Mendesak Pemerintah Kota Banda Aceh menghentikan Proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Gampong Pande Kota Banda.

Menurut Ayah Wa, keberadaan Gampong Pande itu merupakan historis Aceh. Lantas sebelumnya keberadaan lokasi proyek Ipal sebagai lokasi bekas istana kerajaan Aceh pernah berjaya dipuncak kejayaan Aceh.

“Masyarakat harus bersatu untuk menyelamatkan Gampong Pande. Artinya kawasan itu meliki histori Aceh,” katanya, Selasa, 23 Maret 2021.

Paska pembangunan proyek IPAL itu, banyak nisan – nisan yang rusak akibat pembangunan proyek IPAL. Bahkan letak proyek itu masuk dalam kawasan pembangunan proyek tersebut.

” Informasi yang saya dapat dan Foto-foto yang beredar ada makam – makam yang imbas akibat penggalian tanah di IPAL,” ungkap Ayah Wa.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh harus bertanggung jawab. Sebab keberadaan Gampong memiliki sejarah penting.

” Pemerintah melalui Dinas terkait dan Balai Cagar Budaya Aceh, jangan lembaikan begitu saja, harus bertanggung jawab,” tegas Ayah Wa.

Menurut Ayah Wa, dikawasan Gampong Pande itu banyak Makam-makam kerajaan Aceh yang rusak akibat bencana alam. Akan tetapi pemerintah Aceh dan Pemkot Banda Aceh harus membentuk tim khusu untuk penyelematan sisa-sisa batunisan dan makam yang tidak rusak.

“Masyarakat Aceh tidak buta dengan sejarah. Jika kondisi ini Pemkot Banda Aceh mengabaikan, tentu histori sejarah Gampong Pande hilang,” ungkap Politisi Partai Aceh. (Parlementaria)

DomaiNesia
Headline

Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Dengan PT SBA Lhoknga Terabaikan, Pemkab Aceh Besar Buang Badan

BERITAACEH.co, Aceh Besar | Masyarakat Kecamatan Lhoknga Aceh Besar, mempertanyakan terkait sengketa tanah ulayat dan Tanah Masyarakat Lhoknga, dengan...
DomaiNesia

Sebelumnya

www.domainesia.com