Nyalon Ketua Kadin Aceh, Visi Ismail Rasyid Sudah Jelas, Bagaimana Misi Calon Lain?

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Banda Aceh | Direktur PT Trans Continent telah mencalonkan diri sebagai ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh. Namun jika terpilih akan membangkit perekonomian Aceh melalui sektor perdagangan ekspor, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), juga pasar digitalisasi.

“Jika saya terpilih, Saya akan terobos berbagai sektor di Aceh. Karena selama ini banyak sektor perdangan belum terkoneksi antar pulau kecil,” katanya, Sabtu, (18/6/2022), saat bertemu dengan puluhan pemimpin Redaksi media di PLB PT Trans Continent, di Desa Beurandeh Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Menurut Ismail Rasyid, kondisi pengembangan ekonomi Aceh kini sangat memeperihatinkan, lantas pengelolaan hasil alam belum terkoneksi antar pulau kecil. Sehingga harga yang dipasarkan itu tak menguntungkan terhadap ekonomi masyarakat Aceh, permasoalan itu hanya sarana dan prasana tidak memadai.

“Kondisi yang terjadi di Aceh sangat memperihatikan, selain harga yang dipasarkan lemah, dan pemasaran hanya di daerah masing-masing, tidak ternokesi antar daerah, sehingga penghasilan ekonomi merosot,” jelasnya.

Persoalan yang dilema oleh masyarat antar pulau kecil Kadin dan Pemerintah Aceh harus menjemput bola dan memfasilitasi. Sehingga hasil alam Aceh dapat dikelola dengan baik dapat menumbuhkan sektor ekonomi Rakyat.

“Masyarakat membutuhkan barangnya itu dapat dipasarkan, selain itu harganya mahal. Sehingga masyarakat menguntungkan,” tegas Ismail Rasyid.

Disisi lain pengembangan ekonomi Aceh secara digitalisasi di Aceh belum memadai, seperti merek dan lebel halal. Padahal secara perdangangan digitalisasi dapat produk lokal sangat ditunggu-tunggu para pembeli.

“Coba kita di daerah lain semua produk lokal ada lebel halal dan merek, atau masa berlaku. Sehingga para pembeli yakin, barang yang dibeli itu aman untuk dikomsumsi dan mudah dipasarkan ke pasar digital. Produk lokal di Aceh belum mampu untuk dipasarkan ke pasar digital, kerena belum ada merek dan lebel, ” ungkapnya.

Menurut Ismail, produk lokal Aceh skala usaha kecil dan menengah (UMKM) membutuhkan pembinaan secara berkelanjutan, mulai ditingkat pemasaran, maupun pola pengelohan. Sehingga produk lokal, mulai dari sektor peternakan, perikanan, pertanian dan sektor lain, mampu bersaing secara global.

“Seandainya nanti Saya terpilih sebagai Ketua Kadin Aceh. Saya akan membina pemuda-pemuda Aceh dan usaha UMKM di Aceh, agar pertumbuhan ekonomi Aceh bangkit,” tegasnya.

Program atau misi besarnya yaitu membina Santripreneur disejumlah Dayah di Aceh, peran santri sangat berpotensi untuk dibina dengan baik pola pengelolaan bisnis, Sehingga ekonomi Dayah bangkit. Selian itu juga membina anak-anak yatim di berbagai daerah agar bisa menjadi enterpreneur (yatimpreneur).

“Banyak anak yatim, insyaallah nanti akan kita bina agar mereka bisa mandiri dan juga terlibat membantu kebangkitan ekonomi,” katanya.

Ini VISI Ismail Rasyid

  1. Membangun Konesivitas sektor trasportasi sebagai penghubung tumbuhnya ekonomi nasiona dan inter nasional.
  2. Mendorong tumbuhnya ekonomi skala kecil dan menengah (UMKM) yang bereontasi pada potensi komoditi unggulan daerah.
  3. SantriPreneur
  4. YatimPreneur
  5. Digitalisasi UMKM
  6. Mengembangkan ekonomi kreatif dalam bentuk kombinasi lintas sektor untuk meningkat nilai tambah produk dan menciptakan lapangan kerja.
  7. Mengoptimalkan hiliritasi komoditi unggulan di sektor pertanian, perkebunan, perternakan maupun perikanan tangkap dan budiya.
  8. Advokasi untuk menciptkan kondisi dunia usaha yang kondusif.
  9. Melibatkan perguruan tinggi untuk mempercepatkan akselerasi dalam upaya meningkatkan kompetensi sumberdaya

Sebelumnya Panitia Musyawarah Provinsi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh telah memverifikasi tiga nama calon yang memenuhi syarat calon Ketua Kadin Aceh. Adapun tiga orang calon yang diverifikasi menurut Yusuf yaitu  H Muhammad Iqbal, Ismail Rasyid, dan Risky Syahputra.

Sedangkan dua nama lain yang tidak memenuhi syarat yaitu Ibnu Sina Musa dan Iskandar Ali.

Panitia SC, sudah menerima Rp 1,5 miliar dari kadidat pendaftar sebagai calon ketua. Sehingga, dana yang yang didapat tersebut akan digunakan untuk menyukseskan musprov.

Bagaimana Misi Calon Lain?

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan