Kajari Gayo Lues Teken Nota Kesepahaman (MoU) dengan RSU MAK

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Gayo Lues | Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues melakukan kegiatan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim (RSU MAK), Selasa (7/6/2022) di Aula RSU MAK setempat.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues, Ismail Fahmi, SH mengatakan, bahwa pada umumnya jaksa lebih dikenal sebagai penuntut umum dan penyidik perkara-perkara tertentu, sehingga tugas pokok jaksa dianggap hanya bersinggungan dengan masalah kriminal ataupun hukum pidana, oleh karena itu pula, orang menjadi segan, malas, takut, dan tidak nyaman apabila berhubungan dengan jaksa.

Maka dari itu, lanjutnya, pada kesempatan kali ini kami sampaikan disamping fungsi dan peran jaksa dibidang penegakkan hukum pidana, maka jaksa juga mempunyai tugas pokok dan fungsi di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara melalui Undang-Undang No. 11 Tahun 2021 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan RI, yang mana di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan dengan surat Kuasa Khusus dapat bertindak di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara dan pemerintah.

Sementara, peran tersebut pun terbagi menjadi 5 kegiatan yaitu, penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum dan tindakan hukum lain seperti menjadi mediator atau fasilitator dalam sengketa antar lembaga negara.

“Tujuan utama peran jaksa di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara adalah untuk menegakkan kewibawaan pemerintah dan menyelamatkan serta memulihkan keuangan negara,” sebut Kajari.

Kajari berharap, semoga kerjasama ini membawa manfaat untuk kemajuan masyarakat Aceh pada umumnya dan masyarakat Kabupaten Gayo Lues pada khususnya, dan kami berharap dengan adanya pembangunan berbagai fasilitas di RSU. M. Ali Kasim kabupaten Gayo Lues ini dapat diimbangi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Direktur Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim, dr. Mutia Fitri, MKM dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Gayo Lues yang telah bersedia mengadakan Nota Kesepahaman (MoU) dengan RSU. M. Ali Kasim yang mana pada tahun 2016 s/d 2017 juga pernah melakukan MoU dengan Kejari Gayo Lues dalam agenda Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang merupakan agenda prioritas, alhamdulillah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.

Dikarenakan tahun ini RSU M Ali Kasim memiliki berbagai kegiatan fisik yang perlu Pendampingan hukum dari Kejari Gayo Lues, salah satunya adalah pembangunan Instalasi Pembuangan Limbah yang saat ini sedang berlangsung. Dalam melaksanakan kegiatan, kami selalu menyampaikan kepada seluruh penyelenggara agar dalam membuat laporan secara lengkap supaya tidak bermasalah dikemudian hari terutama permasalahan hukum, untuk itu salah satu tujuan MoU dengan Kejaksaan Gayo Lues agar kami mendapat pendampingan hukum dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami berharap setelah adanya MoU dengan kejaksaan kedepannya seluruh jajaran pelaksana kegiatan yang ada di RSU Muhammad Ali Kasim lebih waspada dalam melaksanakan setiap kegiatan, lebih teliti, mengikuti segala aturan yang berlaku dan tidak keluar dari jalur-jalur hukum, sehingga tidak timbul masalah-masalah yang berkaitan dengan hukum,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues, Direktur Rumah Sakit Umum Muhammad Ali Kasim, para Kasi, Kasubsi, Jaksa Fungsional dan Calon Jaksa pada Kejari Gayo Lues serta para Kabid, Kasi dan staf pada RSU. Muhammad Ali Kasim.

Kontributor: Putera

  • Bagikan