Percasi Aceh Gelar Kejuaraan Catur Berhadiah Puluhan Juta

  • Bagikan

BBERITAACEH.co, Banda Aceh | Pengurus Provinsi Percasi Aceh bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh menggelar turnamen bertajuk Kejuaraan Catur Aceh 2022 berhadiah puluhan juta rupiah.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Percasi Aceh Ihsanuddin MZ di Banda Aceh, Selasa, mengatakan turnamen catur tersebut merupakan ajang pembinaan sekaligus uji coba bagi atlet catur Aceh.

“Kejuaraan ini juga program Pengurus Provinsi Percasi Aceh menggalakkan dam memajukan olahraga catur. Kejuaraan ini diharapkan menjadi ajang uji coba bagi atlet catur Aceh meningkatkan kemampuannya,” kata Ihsanuddin.

Selain itu, juga pemanasan bagi atlet Aceh yang mengikuti pemusatan latihan daerah atau pelatda Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, di mana Aceh dan Sumatera Utara menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut, kata Ihsanuddin.

Didampingi Ketua Harian Pengurus Provisi Percasi Aceh Qamaruzzaman Hagny, Ihsanuddin mengatakan Kejuaraan Catur Aceh 2022 juga ajang pemanasan bagi atlet yang lolos Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Kabupaten Pidie pada tahun ini. Kejuaraan Catur Aceh digelar 1 hingga 7 Juni 2022 di Banda Aceh, memperebutkan total hadiah Rp40 juta.

“Sebagai ajang uji coba, panitia mengundang tiga atlet catur muda berprestasi di tingkat nasional. Mereka akan bertanding dengan atlet Aceh dalam kejuaraan tersebut,” kata Ihsanuddin.

Kejuaraan Catur Aceh 2022, merupakan turnamen ketiga digelar Pengurus Provinsi Percasi Aceh yang terbentuk Agustus 2021. Kejuaraan catur sebelumnya digelar di Sigli, Kabupaten Pidie, Februari 2022 dengan total hadiah Rp60 juta dan di Banda Aceh pada Desember 2021 dengan hadiah Rp80 juta.

Sekretaris Pengurus Provinsi Percasi Aceh Teuku Ardiansyah memgatakan hingga kini peserta yang sudah mendaftar Kejuaraan Catur Aceh 2022 mencapai 100 orang dari 23 kabupaten kota di Aceh.

“Setiap pengurus Percasi kabupaten kota di Aceh hanya boleh mengirimkan maksimal empat atlet. Kabupaten kota lolos PORA dan Kota Banda Aceh sebagai tuan rumah diberi kuota peserta lebih dengan jumlah terbatas,” kata Teuku Ardiansyah.

Panitia pelaksana kejuaraan, kata Teuku Ardiansyah, menggratiskan biaya pendaftaran peserta serta menyediakan akomodasi dan konsumsi bagi pengurus Percasi kabupaten kota mengirimkan pesertanya.

“Akomodasi yang disediakan berupa satu kamar hotel untuk tiga orang dan konsumsi makan tiga kali sehari selama kejuaraan berlangsung,” kata Teuku Ardiansyah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan