Pemkab Aceh Tamiang Siapkan Langkah Kepulangan TKI

  • Bagikan

BERITAACEH.CO, Kualasimpang | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang siapkan kebijakan untuk kepulangan Lili Herawati, hal tersebut diperoleh melalui rapat terpadu satuan kerja terkait yang dipimpin Bupati Aceh Tamiang, Mursil,SH, M.Kn berlangsung diruang rapatnya secara daring pada Senin (30/5/2022).

“Bantuan kepada keluarga Lili Herawati atau Hera, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban penyiksaan majikan di Malaysia, diharapkan mampu menghilangkan trauma sekaligus membantu kesejahteraan ekonomi keluarga yang berdomisili di Kampung Blang Kandis, Kecamatan Bandar Pusaka,”jelas Bupati.

“Informasinya Lili belum bisa pulang, karena masih dibutuhkan untuk proses hukum, makanya kita akan bantu memberangkatkan orangtuanya ke Malaysia dan akan berkoordinasi dengan anggota DPRA Asrizal H. Asnawi. Dalam hal ini Pemkab Aceh Tamiang akan membantu uang saku dan biaya akomodasi selama ibunda dan pendampingnya berada di negeri jiran tersebut.

Bupati menambahkan, diminta kepada Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, untuk menyusun Program pelatihan kerja khusus bagi Lili Herawati dan keluarganya biar terlatih dan mandiri. Kepada Baitul Mal Kabupaten untuk membantu perbaikan kondisi rumah orang tua Hera yang dinilai tidak layak huni, serta nasib adik-adiknya yang masih sekolah ada tiga lagi, ini harus menjadi perhatian kita,” ungkapnya.

Kesempatan yang sama Kepala Disnakertrans, Muhammad Zein mengatakan, kami telah berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan KBRI terkait pemulangan Hera dan akan memfasilitasi pemulangannya,”jelasnya.

Sehari sebelumnya ketika berkomunikasi dengan Kaban Kesbangpol, Agusliayana Devita melalui panggilan video, Hera mengaku masih mengalami nyeri di bagian belakang telinga akibat dipukul majikannya. Kekerasan yang dialaminya juga membuat giginya patah. Begitupun, Hera mengaku saat ini dia sudah nyaman karena mendapat perlindungan dari warga setempat dan KBRI.

Lili Herawari binti M. Yusuf (25) merupakan PMI asal Kampung Blang Kandis Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Selama delapan tahun bekerja di negeri jiran, Hera mendapatkan penyiksaan bahkan penyekapan oleh majikannya hingga tidak dibayarkan hasil kerjanya.

Rapat yang digelar tersebut, diikuti oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Dinas PUPR, Kepala DPMKPPKB, Kaban Kesbangpol, Kepala Baitul Mal, Kabag Humas, Kabag Kesra, Kabag Umum, Camat Bandar Pusaka, Datok Penghulu Blang Kandis.

  • Bagikan