Terlibat Jaringan Narkoba Dua Warga Tanah Jambo Aye Ditangkap

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Banda Aceh | Tim Gabungan Polda Aceh membekuk dua Warga Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, jaringan Narkotika internasional Indonesia Malaysia, Selasa, (8/3/2022).

Ditangan dua tersangka polisi berhasil mengamankan sebanyak 189 kg Sabu-sabu dan, ekstasi 38.850 butir.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar mengatakan, penangkapan itu berawal ada informasi peredaran Narkoba.

Akhirnya, tim Polda Aceh dibantu oleh Polres Aceh Utara, melakukan penggeledahan mobil yang dicurigai sedang mengangkut Narkotika jenis sabu- sabu.

“Dalam penggeledahan Polda Aceh berhasil menemukan lima karung Sabu-sabu,” katanya, saat konferensi Pers di Mapolda Aceh, Banda Aceh.

Selanjutnya, tim Polda melakukan pengembangan akhirnya menemukan sebanyak lima karung dilokasi berbeda.

“Narkoba ini dari Malaysia, via perairan internasional, lalu diangkut ke Aceh melalui jalur tikus,” jelas Kapolda Aceh.

Pengungkapan Narkoba itu Sambung Kapolda,  jaringan internasional Malaysia-Aceh di Tanjung Dalam Kecamatan Tanah Jambo Aye, dibantu tim Bea Cukai, berhasil mengamankan barang bukti yang disita 189 kilogram sabu, 38.850 butir pil ekstasi, satu unit pick up L300 dan dua unit ponsel.

Dalam pengungkapan itu sebut Kapolda, dua pelaku yang berhasil ditangkap MY (38) dan MR (35) sebagai tekong, kedunya warga setempat. Sedangkan HR berhasil melarikan diri dan kini jadi DPO.

“Mereka petani, dibayar Rp 20 juta untuk angkut barang bukti,” tegas Kapolda.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 Ayat 2, Pasal 112 Ayat (2), dan Pasal 115 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan hukuman terberat pidana mati, Ungkapnya.

  • Bagikan