Untuk Meningkat Hasil Panen Gabah, Wakil Bupati Aceh Utara Bahas Bersama Penyuluh

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Aceh Utara | Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, membahas program upaya peningkatan hasil panen Gabah di Kabupaten Aceh Utara.

Pembahasan itu, turut dihadirkan sejumlah penyuluhan pertanian ditingkat Kecamatan, sekaligus memaparkan data-data pertanian di Aceh Utara.

“ASN,Penyuluh serta Reporter data yang berada di Jajaran Dinas Pertanian dan tanaman Pangan Aceh Utara, kita sebagai pejabat publik dan pelayan harus transparan mengelola anggaran yang ditempatkan setiap tahun, juga harus disiplin bekerja untuk mencapai tujuan pendampingan bagi petani yang butuh ilmu atau pengalaman mengelola sawah secara,” kata Fauzi Yusuf, pada acara silaturrahmi dan Pemberian apresiasi bagi insan tani, Rabu (9/2/2022), di aula hotel Diana Lhokseumawe.

Fauzi berharap, pelayan harus meyayani masyarakat dan harus disiplin dalam bekerja, di Aceh diterapkan syariat islam maka dengan tidak disiplin sesuai syariat Islam sudah barang tentu gaji yang kita terima menjadi tidak halal dan bukan hak kita yang melanggar atarun ASN.

“Kedepan i terus kita benahi dan harus ada penekanan dari pimpinan instansi Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara,” ungkapnya.

Disi lain, potensi pemakmuran petani sangat terbuka lebar, Aceh Utara memiliki area terluas di Aceh untuk bercocok tanam khususnya tanaman padi, nah ini kita sebagai insan tani harus benar benar turun ke Lapangan agar peningkatan gabah terus meningkat, dengan rutin turun ke petani maka saudara akan tau kebutuhan air pupuk dan perawatan lainnya untuk tercapai hasil panen yang kita inginkan.

“Kami sudah pernah uji sampel padi di seluruh aceh Utara adalah sawah seuneuddon dan Panton Labu, ini pola rawat dan cukup air yang membuat gabah itu berkuwalitas tinggi,harapan kita ke depan per haktar mendapat hasil panen 5 sampai 7 ton per haktar, jika harga gabah mendukung maka bisa tercapai capai harga 5000 per kilogram, maka setiap kali panen akan mencapai tercapai 1.4 triliun hasil penjualan gabah di Aceh Utara, jika dua kali pertahun maka akan mendapat ingkan masyarakat berkisar 2,8 triliun setiap tahun, orogram ini terus kita kawal dan genjot, apalagi lahan produktif mencapai 38.417 haktar, penduduk Aceh Utara bergatung pada pertanian sampai 65 persen,” harap Fauzi.

Progran ini, empat tahun yang lalu harga gabah di tetapkan dalam Perbup dengan harga 5000 per kilogram. Namun ini belum tercapai, Kedepan kita akan fokus pada peningkatan harga gabah diperbupkan.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus melakukan upaya upaya menjadikan Aceh Utara sebagai Lumbung Pangan, ini kita akan fokus dalam peningkatan hasil gabah dan capaian harga gabah sampai 5000 Per kilogram, tentang penambahan penyuluh menjadi perhatian kita dangan Pemerintah Provinsi,” tegasnya.

Masyarakat butuh edukasi tentanng tata cara pengolahan sawah dan perawatan tanaman padi sampai pasca Panen.

Disisi lain Pemerintah juga terus mendorong percepatan Penyelesaian pembangunan Waduk kertoe yang merupakann sumber air terbesar, Irigasi krung Pase yang mengaliri 9 kecamatan diwilayah tengah Aceh Utara, dua proyek ini menjadi titik fokus Pembangunan dalam 10 tahun ini yakni masa Jabatan Bupati H.Muhammad Thaib.

“Disini juga dibutuhkan koordinasi intens antara dinas dengan para penyuluh di Kecamatan dalam Kab Aceh Utara,” pungkasnya. [ADV]

  • Bagikan