Polda Aceh Ungkap Peredaran Narkoba di Aceh, 6 Tersangka Diamankan

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Banda Aceh | Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, berhasil membongkar sindikat jaringan Narkoba Internasional di perairan pesisir Pantai Provinsi Aceh, Selasa, (25/1/2022).

Dalam pengungkapan itu polisi berhasil mengamankan enam tersangka, dan barang bukti Nakotika jenis sabu-sabu sebanyak 150 Kg, ratusan ribu pil ekstasi, dan pil happy five (H5).

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar mengatakan, pengungkapan penyelundupan narkotika jaringan internasional Indonesia-Malaysia, oleh Bea Cukai Aceh, dibantu Polres Aceh Timur dan Polres Lhokseumawe, dipesisir Aceh Utara, di tiga tempat di tiga lokasi, pertama di Pesisir Pantai Jambo Aye, Aceh Utara. Lalu di Rantau Selamat, Aceh Timur, dan di Jangka, Kabupaten Bireuen.

“Dalam pengungkapan itu juga turut diamankan enam terduga pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu UH, MK, MJ, DK, RK, dan IS,” katanya, saat konferensi Pers di Gedung Presisi Polda Aceh.

Selain mengamankan enam tersangka, Polisi mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 150 kg, pil ekstasi 145 ribu butir, dan pil happy five (H5) sebanyak 20 ribu butir, satu 1 unit KM Putra Pesisir GT.15, 6 unit Handphone, 2 unit mobil, dan 1 unit kendaraan roda dua jenis Vario.

“Saat ini barang bukti telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” Ungkapnya.

Sambung Kapolda, keberhasilan pengungkapan penyelundupan narkotika ini, secara tidak langsung Polda Aceh telah berhasil  menyelamatakan generasi emas Indonesia sebanyak 915.000 jiwa.

“Kepada para pelaku akan dijerat 114 ayat (2) Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara paling singkat lima tahun, paling lama dua puluh tahun, dan terberat hukuman mati,” tegasnya.

  • Bagikan