Angka Kriminalitas dan Penggunaan Narkoba di Aceh Menurun

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Banda Aceh | Angka Kriminalitas dan penggunaan Narkoba pada tahun 2021 menurun. Sedang pengungkapan Narkoba jenis Sabu meningkat mencapai 1,8 ton.

Kapolda Aceh Irjen Pol, Drs, Ahmad Haydar menegaskan, pada tahun 2020 , jajaran Polda Aceh berhasil mengungkapkan sebanyak 2.295 terlibat Narkoba diantaranya 2.229 pria dan 66 Wanita.

“Barang bukti yang berhas diamankam
61 Ton ganja,  475 Kg Sabu, selanjutnha 138.345 butir pil ekstasi, dan 93,3 Ha hektar ladang ganja,”. ungkapnya, Jumat, (31/12/2021), saat Konferensi Pers di Polda Aceh.

Lanjut Kapolda Aceh, pada tahun 2021 jajaran Polda Aceh berhasil menangkap sebanyak 1716 pria dan 40 orang wanita terlibat Narkoba di Aceh.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan di Aceh sebanyak 1,8 ton sabu, dan 200173 butir pil Ekstasi, dan 35 hektar ladang ganja.

“Tahun 2021 terjadi penurunan, sebanyak 362 kasus, sedangkan tersangka menurun sebanyak 539 orang, barang bukti Sabu dari 476 naik menjadi 1,8 ton,  pil Ekstasi dari 138.345 naik  menjadi 200.173 butir,”

Selain itu kata Kapolda, Polisi berhasil mengungkapkan kasus yang menonjol ke publik di antaranya penggukapan curas menggunakan senjata api di Aceh Timur, Polisi berhasil mengamankan tiga orang tersangka, dan satu ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Dalam perkara curas Polisi berhasil mengamankan dua pucuk senjata rakitan api jenis FN rakitan, senjata FN Revolver dan satu unit sepeda motor,” ungakpnya.

Kemudian kasus pembunuhan Anggota TNI di Pidie, Polisi berhasil mengungkapkan tiga tersangka, satu diantaranya meninggal dunia, ditangan tersangka polisi berhasil mengamankan satu pucuk senjata Api,  satu Mengazen, 11 butir peluru masih aktif.

“Saat ini kasus ini sedang dilakukan penyidikan,” jelasnya.

Lanjut Kapolda Aceh,  sedangkan kasus penembaka Pospol Pante Teu Aceh Barat, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka, 4 orang menyerahkan diri.

Adapun barang bukti yang diamankan, 3 pucuk senjata Laras panjang  jenis AK 56, satu pucuk M16, 6 Megazen, 302 butir peluru kaliber 7,62 Mm, 114 butir peluru kaliber 5,57Mm, 22 Butir selongsong kaliber 5,56 Mm, 9 Butir Proyektil, 2 unit HT, 3 unit Sepeda motor, sebilah pisau, dan uang tunai Rp. 23 juta lebih.

“Tahun 2021 jumlah tersangka kasus Kriminalitas mencapai 3,439 tersangka, sedangkan tahun 2020 jumlah tersangka 3,801 orang, artinya ada penurunan mencapai 10 persen,” pungkas Jenderal berbintang dua

  • Bagikan