1.346 Santri di Aceh Tenggara Adu Bakat Untuk Rebut 2 Tiket Umroh Dalam Ajang Festival Kreativitas Santri

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Kutacane | Seribuan lebih santri di Aceh Tenggara mulai hari ini akan menampilkan kemampuan dan bakatnya masing-masing dalam ajang Festival Kreativitas Santri (FKS) ke III Tahun 2021, berlangsung di pondok pesantren atau dayah Raudhatus Shalihin di Desa Darussalam, Kecamatan Bukit Tusam Rema.

Pelaksanaan festival kreativitas santri ketiga itu diikuti sebanyak 25 dayah dengan jumlah peserta yang ikut sekitar 1.346 orang.

Acara tersebut akan berlangsung lima hari kedepan mulai tanggal 20 hingga 24 Desember 2021,”kata Kepala UPTD Dayah Aceh Tenggara, Samri, kepada sejumlah awak media pada Senin (20/12/2021).

Kata dia, untuk FKS tahun ini cabang yang diperlombakan diantaranya tahfiz Qur’an, qiraatil Qutub, Fardu kifayah, Dalailul khairat, pidato bahasa Arab, bahasa Inggris dan pidato bahasa Indonesia.

Lalu shalawat kreasi, nasid Rebana, kaligrafi kontemporer, atraksi beladiri, derama Islami serta perlombaan lainnya,”ujar Samri.

Dalam ajang festival santri ini, kata Samri, Bupati Agara Raidin Pinim juga memberikan dana atau doorprize.

“Alhamdulillah tadi Bupati Aceh Tenggara, Raidin ada memberikan dana motivasi sebesar Rp 100 juta.

Uang itu akan digunakan untuk memberangkatkan umroh satu orang pimpinan dayah yang berhasil meraih juara umum. Lalu sisanya dibagikan kepada semua pemenang dari berbagai cabang perlombaan,”jelasnya.

Selian itu, lanjut Samri dalam ajang FKS ini sebanyak 2 orang juaranya akan diberikan ibadah umroh yakni juara 1 cabang Tahfiz Qur’an 30 juz serta juara Kiratil Qutub.

Menurutnya, ajang FKS memang telah dinanti-natikan ribuan santri di Aceh Tenggara untuk memperlihatkan kemampuan mereka,”katanya.

Dari data yang dihimpun sejak dilaksanakannya FKS, minat masyarakat untuk menjadikan dayah sebagai lembaga pendidikan untuk putra- putrinya cukup meningkat drastis.

Meski sampai saat ini masih ada keterbatasan fasilitas disejumlah dayah di Kutacane, mudah-mudahan kedepan terutama bantuan untuk pembangunan ruang kelas belajar (RKB) akan diupayakan pihak Dinas Pendidikan Dayah Aceh setiap tahunnya,”kata dia.

Menurutnya, kini secara tidak langsung visi dan misi bupati dan wakil bupati Agara Raidin-Buhari secara bertahap telah mulai terwujud, sebab masyarakat mulai menyadari akan pentingnya mengemban pendidikan agama di dayah atau pondok pesantren bagi generasi muda kedepan,”ungkapnya.

Amatan media festival kreativitas santri di Agara itu dibuka oleh Bupati Agara Raidin dan didampingi sejumlah pejabat teras lainnya.

  • Bagikan