APAM Beri “Kartu Merah” Kepada Gubernur Aceh

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Banda Aceh | Puluhan masa yang menamakan dirinya Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) melakukan unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (25/10/2021).

Aksi tersebut mendapatkan pengawalan dari Pihak ke Polisian dan Satpol PP.

Orator Aksi Agus Ismansyah, Memberikan kartu merah untuk Gubernur Aceh Nova Iriansyah, karena dianggap telah gagal memimpin Aceh.

“Aceh masih bertahan sebagai provinsi termiskin di Sumatera dan tidak tercapai target pembangunan rumah duafa,” Ujarnya Agus Ismansyah.

Menurutnya, Kebijakan anggaran yang dilakukan Pemerintah Aceh berpotensi bermasalah, dan dapat merugikan keuangan negara serta menguntungkan para penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Aceh.

Selain itu, Katanya, Anggaran rumah duafa yang dipindahkan ke apendik, diduga ada oknum yang bermain, dan berpotensi terjadinya korupsi.

“Kita meminta KPK yang sedang berada di Aceh wajib menjalankan tranparansi dalam penyelidikan terbuka, sehingga publik mendapat informasi yang benar,” Katanya.

Berikut Poin Tuntutan APAM:

  1. Mendesak KPK, kejaksaan, dan kepolisian untuk segera menetapkan tersangka dugaan kasus korupsiKapal Aceh Hebat 1, 2, dan 3, serta proyek multiyears.
  2. Meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas anggaran refocusing Covid-19 Rp 2,3 triliun lebih yang bersumber dari APBA.
  3. Mendesak penegak hukum untuk segera menetapkan tersangka kasus pembegalan beasiswa di Aceh tahun 2017.
  4. Meminta KPKseriusdatang ke Aceh kali ini, tangkap oknum anggota DPRA dan pejabat Aceh yang telah ikut mencuri uang rakyat Aceh.
  5. Tegakkan supremasi hukum di Aceh dengan seadil-adilnya.

“Kita siap melakukan aksi kembali, dan akan mengirimkan surat terbuka kepada KPK, Kejati Aceh, serta kepolisian. Apabila kasus ini tidak serius dan tidak selesai. Kita siap mendukung pemberantasan kasus korupsi,” Katanya.

APAM juga berharap, Kepada pemerintah Aceh agar ini bisa menjadi evaluasi.

  • Bagikan