Tak Sanggup Lunasi Biaya Persalinan Wargan Aceh Utara Diadukan Kepolisi

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Medan – Ibu muda berinisial Sf (19) asal Kecamatan Nisam, Aceh Utara dilaporkan ke polisi, penyebabnya dia dan suaminya tidak sanggup melunasi biaya persalinan rumah sakit yang ditanggung seorang warga Aceh lainnya di Medan, Sumatera Utara.

Kejadian tersebut berawal pada 20 Agustus 2021, ibu muda itu bersama suaminya datang ke salah satu rumah sakit di kawasan Marelan, Kota Medan untuk bersalin.

Setelah empat hari di rumah sakit pascamelahirkan melalui cesar dan telah dibolehkan pulang, tetapi suaminya tidak memiliki biaya persalinan.

Sehingga salah satu warga Aceh yang ada di Medan menanggung sementara biaya persalinan sebesar Rp 1.750 ribu dan suami pasien berjanji akan membayar biaya yang ditanggung tersebut.

Karena suami dan keluarga pasien tidak kunjung datang untuk mengembalikan uang warga Aceh yang telah menolongnya. Maka warga tersebut membuat laporan ke kantor polisi setempat, karena alasan penipuan. 

Haji Uma Lunasi Biaya Persalinan

Kabar miris tersebut diketahui oleh anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman sapaan Haji Uma dan langsung menghubungi relawannya di Medan untuk mencari alamat ibu muda tersebut yang tinggal di salah satu rumah warga Aceh yang ada di Medan. 

“Setelah keluar dari rumah sakit, pasien ini tinggal di salah satu rumah warga Aceh di Medan,” kata H Sudirman di dampingi Safrizal (Toke Dan) saat mengantarkan Sf ke rumah orang tuanya, Selasa malam (31/8/2021). 

Setelah menemukan alamat warga yang menolong ibu muda itu, tim meminta untuk mencabut laporannya di kepolisian.

“Kemudian kita menanggung semua biaya persalinan yang telah dilunasi warga Aceh itu,” kata Haji Uma.

Menurut Haji Uma, warga yang menanggung dan menjamin biaya persalinan ibu muda itu sudah ada itikat baik untuk menolongnya. Namun suami dan pihak keluarga dari pada suami pasien sudah lepas tangan atau tidak bertanggung jawab. 

“Saya langsung mengirim uang untuk membayar biaya persalinan termasuk  biaya penjemputan, sehingga pada malam hari ini kita antar langsung ibu bersama bayi perempuannya ke rumah keluarga, dan jika perlu perawatan lanjutan di RSU Cut Meutia akan kita tanggung biaya pendampingan selama di rumah sakit,”pungkasnya. 

Kepulangan pasien yang diantar langsung oleh Haji Uma bersama rombongan ke rumah keluarganya, disambut isak tangis keluarga. (Metropolis)

  • Bagikan