Kakanwil Kemenag Aceh Tinjau Vaksinasi Siswa di Banda Aceh

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banda Aceh, Jumat

Sebanyak 120 siswa madrasah setempat menjalani vaksinasi yang digelar oleh pihak madrasah. Vaksinasi di madrasah tersebut menggunakan vaksin Sinovac. 

Sebelum divaksin, para siswa terlebih dulu menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim medis.

Kakanwil Iqbal mengatakan,  vaksinasi di madrasah merupakan salah satu program pemerintah untuk melindungi siswa didik dari  wabah Covid-19. 

“Ini merupakan program pemerintah pusat tidak hanya untuk sekolah tapi untuk madrasah. Alhamdulillah beberapa madrasah kita sudah melaksanakan vaksin untuk siswa-siswinya,” ujar Iqbal.
Iqbal mengatakan, sebelum mengikuti vaksinasi, para siswa harus terlebih dulu mengantongi izin dari wali masing-masing. 

“Yang kita lakukan hari ini sesuai tahapan dan prosedur vaksinasi diawali dengan surat persetujuan dari wali siswa siswi. Kalau keberatan tidak ditandatangani dan tidak dikakukan vaksinasi. Tentunya tidak dilakukan vaksinasi ini ada latar belakang yang kuat untuk tidak divaksin,” ungkap Iqbal.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Banda Aceh Nursiah MPd mengatakan, pihaknya  mengapresiasi pelaksanaan program vaksinasi di madrasah. Hal itu sebagai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di madrasah.

“Pada prinsipnya MAN 1 Banda Aceh mendukung program pemerintah, dan  pada akhirnya MAN 1 Banda Aceh kita bisa belajar tatap muka,” katanya.

Nursiah menjelaskan, selama ini pembelajaran di MAN 1 disesuaikan dengan zona daerah. Meskipun begitu, pihaknya saat ini sedang melakukan bimbingan bagi siswa kelas akhir  untuk persiapan ujian masuk perguruan tinggi ternama.

“Kita mengejar target, anak kita masuk 5 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Meskipun tidak belajar tatap muka tapi untuk persiapan tes perguruan tinggi  kita ada pendalaman materi di sekolah yang kita buat per kelompok belajar,” ungkapnya. [Rilis]

  • Bagikan