Ini Kata IGTKI, Terkait Isu Dugaan Pungli Dana BOP Disdikbud Aceh Utara

  • Bagikan

BERITAACEH.co, Aceh Utara – Terkait beredarnya berita dugaan Pengutipan Liar (Pungli) dibeberapa media online baru – baru ini terkait dana Biaya Operasional Pendidikan (BOP) di tingkat sekolah Taman Kanak – Kanak (TK) dan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara.

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak – Kanak Indonesia (IGTKI) Cabang Aceh Utara melalui Sekretaris IGTKI Laila Fitriati,S.Pd, angkat bicara dimana pengutipan itu tidak ada sama sekali, apalagi pengutipan dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara di bidang PAUD dan TK.

” Saya sudah memasuki masa jabatan 5 tahun memimpin sekolah TK Kartika ini, namun yang kami ketahui dari sekolah kami tidak ada yang namanya pengutipan atau dikatakan pungli yang dikaitkan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara ” Kata Sekretaris IGTKI Laila Fitriati,S.Pd, Jumat (3/9/2021).

Laila Fitriati juga menyebutkan, pihaknya tidak pernah melakukan transaksi apapun dengan pihak dinas pendidikan Aceh Utara maupun pihak lainnya yang mengatasnamakan bahwa di lembaga ada pengutipan 10 persen untuk pihak lain atau pihak dinas dan itu tidak ada.

” Jadi dana BOP kan masuk ke masing-masing rekening lembaga begitu masuk, saya cek print out-nya dan saya tarik berdua dengan bendahara terus saya langsung laporkan ke ibu ketua yayasan (ibu Dandim) dan kita serah terima keuangannya dan mereka nanti mengelola ” Ujar Laila Fitriati,S.Pd.

Laila Fitriati menyatakan, mungkin pemberitaan itu ada pihak-pihak yang tidak senang karena saya lihat BOP ini tidak dirasakan oleh siapapun ataupun yang lainnya.

” Saya heran kenapa yang dipermasalahkan dana BOP yang ada di bidang PAUD dan TK, “Saya ulangi lagi selama saya menjabat sebagai pengelola TK Kartika dari tahun 2017 sampai saat ini tidak ada pihak dinas pendidikan Aceh Utara yang melakukan pengutipan 10 persen,” tegas Laila Fitriati.

Laila Fitriati juga menyebutkan sekolah – sekolah lain pun sepengetahuannya tidak ada dikutip dana sebesar 10 persen oleh pihak dinas pendidikan Aceh Utara.

” Saya menghimbau kepada teman-teman selaku ketua lembaga yang ada di Kabupaten Aceh Utara hendaknya memberikan keterangan yang benar dan sebaik – baiknya, dan tidak ada menyebar fitnah atau informasi yang tidak benar, karena itu nantinya juga akan merugikan diri sendiri dan bagi lembaga ” Ungkap Laila Fitriati.

  • Bagikan