Polda Aceh Sikat Tujuh Orang, Dugaan Premanisme di Pasar Inpres Lhokseumawe

  • Bagikan

BERITAACEH | Banda Aceh – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mensikat tujuh orang, dugaan pelaku Pungli di Pasar Inpres Lhokseumawe. Penangkapan yang dilakukan oleh personel Polres Lhokseumawe, turut diamankan sejumlah barang bukti

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, M. Si didampingi Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, M. H dalam siaran persnya menerangkan, ketujuh orang yang diamankan tersebut diduga melakukan praktik premanisme dalam bentuk Pungli bongkar muat Truck di Pasar Inpres, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Winardy mengatakan, penindakan yang dilakukan personel Polres Lhokseumawe tersebut merupakan bukti komitmen Polda Aceh dalam melakukan pemberantasan terhadap praktik premanisme.

“Ada tujuh yang diamankan, yaitu FD (41), SF (25), MH (35), RB (41), RA (39), MHS (57), dan SR (56). Penagkapan itu juga salah satu bentuk kita terhadap pemberantasan premanisme,” jelas Winardy, Kamis 17 Juni 2021.

Selain terduga pelaku, lanjutnya, personel Polres Lhokseumawe juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan praktik premanisme di pasar Inpres.

Barang bukti tersebut, terangnya lagi, berupa uang, kwitansi berbagai persatuan/ organisasi, stempel, polpen, Hp, buku ekspedisi, dan administrasi lainnya yang berkaitan.

“Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Lhokseumawe dan akan dikenakan Pasal 368 Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tutup Winardy.

  • Bagikan