Pansus Akan Panggil SKPA Terkait Pembangunan Gedung Onkologi RSZA

  • Bagikan

BERITA ACEH – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat (DPRA), dalam waktu dekat akan memanggil sejumlah Satuan Perangkat Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terkait Proyek Gedung Onkologi, Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin.

“Yang telah dipanggil 12 rekanan yang kalah saat mengikuti proses tender. Sedang yang akan dipanggil Unit Lembaga Pelelangan (ULP) Aceh, Ispektorat, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin, yang terakhir dipanggil rekanan yang menang,” kata ketua Pansus M Rizal Fahlevi Kirani, Kamis, 15 Oktober 2020.

Dia menyebutkan setelah dipanggil SKPA terkait proyek pembangunan Gedung Onkologi, Pansus akan berkoordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Kemudian Pansus akan mengambil sikap membahas ke Bandan Musyawarah (Banmus) Dewan, selanjutnya akan diparipurnakan.

“Pansus menargetkan ini awal November 2020 ini selesai,” jelasnya.

Dia mebutkan Pemerintah Aceh tidak Koorporatif, sebelumnya Pemerintah Aceh tidak memberikan data-data terkait proses pelelangan Gedung Onkologi. Namun Dewan memiliki data yang saheh mulai perencanaan awal hingga proses lelang.

“Pada proses pelelangan tidak kewajaran ada beberapa perusahaanya yang digugurkan itu tidak memenuhi syarat adnistrasi. Sedangkan pada pengumuman adnistrasi beberapa perusahaan itu memenuhi syarat,” jelasnya.

Anehnya lagi, ULP tidak pernah buka harga penawaran ke publik, termasuk masa sanggahan.

“Ada beberapa rinci terkait dugaan kejanggalan pembangunan gedung Onkologi itu,” jelanya.

Sedangkan tim Pansus Gedung Onkologi,  M. Rizal Falevi Kirani (Ketua dari PNA), Drs. Asib Amin (Wakil Ketua dari Gerindra), Iskandar Usman Al-Farlaky (Sekretaris dari PA). Kemudian anggota adalah: Tarmizi, SP (PA), Muslim Syamsuddin (PA), Tgk. Muhammad Yunus (PA), Ir. Azhar Abdurrahman (PA), Hj. Nurlelawati (Golkar), Ilham Akbar (Golkar), Drs. H. Taufik (Gerindra), Fakhrurrazi H. Cut  (PPP), Syamsuri (PPP), Salihin (PKB-PDA), Muhammad Ridwan (PKB-PDA), Sofyan Puteh (PNA) dan Dr. Purnama Setia Budi, Sp. Og (PKS). (Red).

 

 

 

 

  • Bagikan