Pelayanan Tenaga Medis RSUZA di Duga Tak Beres

  • Bagikan

BERITA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRA) menemukan pelayanan tenaga medis terhadap pasien di Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh tak beres. Bahkan pihak manejemen Rumah Sakit tidak merespon terkait keuluhan pasien.

“Isu penting aspirasi masyarakat, adalah menyangkut kualitas pelayanan dan budaya kerja. Sesungguhnya persoalan ini merupakan masalah mendasar yang dari tahun ke tahun menjadi keluhan masyarakat,”  Kata Ketua DPRA Dahlan Jamaluddi, pada saat penyampaian, Rapat Pripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRA, terhadap Laporan Keterangn Pertanggung jawaban (LKPJ) Gubernur Aceh tahun anggaran 2019, 24 Juli 2020 lalu..

Selain itu, etika tenaga medis saat melayani dan pemeriksaan pasien tidak mengindahkan prosedur pelayanan, seperti menggunakan Handphone dan berbicara yang tidak perlu.

Pelanggaran Etika yang tidak diproses; dalam kapasitas RSUZA sebagai Rumah Sakit diketahui muncul persoalan etika skandal mesum yang dilakukan salah satu mahasiswa. Tetapi masalah tersebut ditutupi dan tidak diproses oleh manajemen RSUZA.

“Persoalan ini menjadi penting dicermati Rekomendasi DPRA terhadap LKPJ Gubernur Aceh T.A. 2019 mengingat status sebagai Rumah Sakit Pendidikan yang menjadi teladan bagi profesi tenaga kesehatan, ditambah adanya pemberlakuan Syariat Islam di Aceh,” jelasnya.

Dalam pertemuan pembahasan anggaran pemeliharaan ruang pasien,sarana dan pembenahan sarana yang rusak harus mendapatkan perhatian yang serius agar pasien mendapatkan pelayanan maksimal.

“Namun kenyataannya masih terdapat sarana yang rusak dan tidak layak pakai masih saja dibiarkan. Atas kondisi tersebut DPRA meminta kepada Saudara Plt Gubernur Aceh untuk memperhatikan bangunan gedung, dan melakukan pembenahan yang ada secara keseluruhan,” ungkapnya. (Red)

  • Bagikan